SIMKKN FEB UMSU

Beranda / Tentang KKN

Tentang KKN Tematik

Membangun peradaban desa melalui integrasi ilmu ekonomi, bisnis, dan nilai keislaman.

Laboratorium Sosial

Pengabdian Nyata Mahasiswa FEB UMSU

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik FEB UMSU merupakan jembatan emas yang menghubungkan teori akademik perkuliahan dengan realitas dinamika masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa ditantang untuk menganalisis, memberikan solusi, serta melakukan pendampingan langsung terhadap optimalisasi potensi ekonomi dan tata kelola administrasi desa secara berkelanjutan.

Edukasi Masyarakat

Visi KKN

Menjadi pelopor pengabdian masyarakat berbasis inovasi ekonomi dan bisnis yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan demi mewujudkan desa mandiri yang berkemajuan dan berdaya saing global.

Misi KKN

  • Melatih kepekaan sosial serta kemampuan adaptasi mahasiswa menghadapi masalah ekonomi riil desa.
  • Mendorong digitalisasi UMKM daerah melalui penguatan pembukuan, kemasan, dan pasar e-commerce.
  • Mengoptimalkan tata kelola keuangan BUMDes menuju transparansi dan kemandirian finansial desa.

4 Pilar Fokus Gerakan

Seluruh kelompok wajib mengimplementasikan program kerja yang mengacu pada kluster utama ini.

Akselerasi UMKM

Branding produk, sertifikasi halal, manajemen kemasan, dan perluasan jangkauan pasar digital.

Sistem Informasi Desa

Digitalisasi data administrasi pelayanan publik desa dan peta potensi rintisan wilayah.

Literasi Finansial

Edukasi cerdas mengelola keuangan rumah tangga sakinah, bahaya judi online, dan gemar menabung sejak dini.

Dakwah Kultural

Pengembangan TPQ, pelatihan manajemen masjid, serta pemberdayaan pemuda-pemudi desa Muhammadiyah.

Target Output Kegiatan

1

Laporan Komprehensif: Setiap kelompok wajib menyusun dokumen profil digital desa dan analisis kelayakan rintisan usaha BUMDes.

2

Publikasi Karya: Pembuatan video dokumenter berdurasi 5-10 menit yang diunggah ke YouTube serta artikel pengabdian masyarakat (Jurnal/Media Massa).

3

Pemberian Nilai Akhir: Penilaian akumulatif objektif berdasarkan kedisiplinan logbook harian, evaluasi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan penilaian dari kepala desa setempat.